Kelabu

tumblr_np3v28eBKJ1uwnk8go1_1280

Kelabu by OtherwiseM for BTContest

|| cast: Uchiha Sasuke & Haruno Sakura || rating: T || category:  SasuSaku AU for Fiction || Vignette ||
All character belong to Masashi Kishimoto. I Just own the storyline.

Based on prompt #21


Kita terlampau jauh berbeda. Segala polahmu selalu berhasil merubah hari kelabuku menjadi merah jambu. Sampai sebuah titik kelabu tiba  bersama derasnya rintik hujan.(S-Savers Contest: Banjir TomatCeri.)


.

.

.

Namanya Sakura.

Seorang gadis bersurai merah jambu sebahu dengan sepasang iris hijau yang menatap gembira segala sesuatu. Acap kali mengenakan gaun merah semata kaki serta jubah biru menjuntai berlambang lingkaran sebagai kebanggaannya. Suaranya mengalun nyaring seiring kedua sudut bibirnya tertarik secara cuma-cuma.

Sedang aku, seorang lelaki bersurai gelap dengan iris legam yang menatap datar segala sesuatu. Setelan jas hitam-biru serta jubah menjuntai berlambang kipas adalah busana favoritku. Berbeda dengan Sakura, kedua sudut bibirku enggan tertarik cuma-cuma. Semata-mata memerlengkap imej lelaki cuek yang kusandang sepanjang dua puluh tahun hidupku.

Namun siapa sangka kini kami tengah berdampingan di dekat bibir sungai? Ditaburi deru napas teratur, gerimis, serta sesekali gemercik akibat ulah Sakura yang melempar sembarang kerikil ke sungai, kecanggungan membungkus apik kami berdua. Sesekali, aku melirik Sakura yang berjongkok sembari memegang payung. Gadis itu tak memberi banyak atensi kepada ujung gaunnya yang mulai basah disiram rintik hujan dan bergesekan dengan rumput basah.

Sejujurnya, agak menjengkelkan juga sih. Sakura nampak acuh tak acuh dengan presensiku yang berdiri tegap di sampingnya, menggenggam sebuah payung serupa dengan miliknya. Biasanya di saat seperti ini Sakura akan memulai konversasi cuai dan tertawa sendiri layaknya orang gila—walau tak ada yang lucu sedikit pun. Atau menggodaku sedemikian rupa hingga irisku berubah merah dan hardikanku mengusir burung yang hinggap di dahan pohon.

Ya, Sakura orang yang seperti itu. Akan tetapi, khusus hari ini, ia berbeda dari yang selalu tertangkap netraku. Sakura memang masih sama secara fisik, namun hal tersebut tak kunjung melenyapkan resah yang berkubang di hati. Gadis itu cenderung menghindari kemungkinan untuk bicara dan memilih melempar tatap kosong ke riak berbagai ukuran yang muncul tanpa henti di permukaan sungai.

Lama-kelamaan, bibirku gatal juga untuk berujar satu-dua patah kata. Bagaimana pun juga, aku harus mengusir atmosfer canggung yang menyebalkan ini. Namun bukan Uchiha Sasuke namanya kalau memulai pembicaraan konyol dengan orang semacam Sakura. Kendati begitu, berdiam diri dan mencuri pandang ke arahnya juga bukan solusi dari perkara cukup pelik ini.

“Sasuke-kun.”

Suaranya mengalun samar. Membuatku—yang sudah sejak lama menunggu hal ini terjadi—kontan menoleh dan mengangkat alis.

Gadis itu tak balik menatapku seperti biasa. Manik kosongnya masih menatap batu yang lamat-lamat tenggelam tertelan air. “Aku sedang kebingungan, jadi maaf kalau kau merasa tidak nyaman dengan sikap diamku.”

Aku mengangguk paham.

Sakura meringis pelan, “Aku ingin menjadi air.”

Mengerutkan kening dengan sorot bingung, aku menuntut penjelasan tanpa bercakap. Ya, meski kurioritas nyaris melahapku bulat-bulat untuk mengajukan sebuah pertanyaan, namun aku memilih bungkam. Toh Sakura juga paham betul perangaiku yang tak banyak berkata. Gadis itu pasti akan terus bicara, mengutarakan hal yang melintas dalam benaknya. Seperti itulah kami selama ini.

“Aku sangat iri dengan air. Sebesar apapun batu yang dimasukkan, pasti mereka akan menenggelamkannya sampai ke dasar. Tak peduli berapa lama waktu yang diperlukan, dan seberapa besar air yang akan tumpah melewati wadah nantinya. Benar-benar mengagumkan, ‘kan?” Sakura memutar lehernya dan memamerkan satu senyum lebar yang sanggup membuat degup jantungku tak beraturan. Sial!

Menanggapi dengan anggukan singkat, aku membuang muka dan memilih hamparan air sebagai objek penglihatan.

Sakura menarik napas panjang, “Mereka melakukan hal itu tanpa terbebani kemungkinan untuk gagal. Aku benar-benar ingin menjadi seperti mereka.”

“Kenapa?”

Sakura menoleh cepat dengan mata membelalak. Oh, mulutku terkadang memang sulit diajak kompromi. “Wah, Sasuke-kun tumben sekali bertanya!”

Ya, mungkin yang kulakukan ini tidak sepenuhnya salah. Setidaknya binar yang semula redup di kedua manik Sakura dapat bersinar terang kembali.

Gadis itu mengulum senyum lagi, “Saat aku harus menghadapi suatu persoalan, rasa takut akan gagal terus saja menghampiriku dan membuatku enggan mencoba mengatasinya. Aku sering kesal dengan diriku sendiri, semudah itu menyerah padahal aku bisa mengatasinya dengan mudah. Coba kalau jadi air, pasti aku tidak akan pernah menyerah dan menyesali keputusanku seperti ini.”

“Memangnya apa yang kau sesali?”

Sakura tersenyum semakin lebar. Aku penasaran kenapa bibirnya tidak sobek padahal senyumnya lebar begitu. “Sasuke-kun, aku senang sekali kau bertanya terus!”

Aku malah sebal sekali karena kurioritas ini merajamku tanpa ampun.

“Sebenarnya aku tidak semenyesal itu juga sih. Karena sekarang aku akan kembali mencoba tanpa takut gagal.”

Sakura memang kerap kali membuatku berpikir sampai kepalaku berasap dengan perkataan di luar nalarnya. Hal tersebut membuatku sebal

“Kali ini, aku pasti bisa melakukannya. Ya kan, Sasuke-kun?”

***

Semenjak hari itu, sosok Sakura raib tanpa bekas.

Klan Haruno kelabakan mencari gadis itu ke segala penjuru negeri. Hilangnya putri tunggal Haruno tersebut tidak hanya membuat resah seluruh anggota klan, tetapi juga aku yang tengah berdiri tegap memandang riak sungai dengan sayu.

Jika menarik napas seratus kali dapat mengembalikan sosok riang itu dalam sekejap, aku pasti sudah melakukannya jutaan kali seperti orang sesak napas. Tak peduli tanggapan orang soal satu-satunya keturunan Uchiha yang lebih nampak seperti orang gila ketimbang lelaki cuek yang digandrungi para gadis. Kalau membuat Sakura kembali harus dengan melakukan hal konyol yang membuat perutku mual, akan tetap kulakukan.

Sayangnya, realita tidak pernah menjadi semudah membalikkan telapak tangan. Dan aku teramat mengutuk fakta tersebut.

Berbagai asumsi silih berganti memasuki kepalaku manakala kubaringkan tubuh ini ke hamparan rumput yang kemarin kami jadikan alas berpijak. Membiarkan bulir dingin yang menelusup melalui celah pepohonan mengguyurku yang terpejam.

Aku dan Sakura terlalu berbeda.

Dalam sekali tatap pun semua orang dapat memahaminya. Sikapku yang cuek dan sikap Sakura yang riang bukanlah perpaduan bagus. Sakura selalu bersabar menghadapi segala sikap negatifku seorang diri tanpa niatan dariku untuk memerlakukannya lebih baik.

Aku bukan lelaki baik, aku tahu betul hal itu tanpa orang-orang perlu berkasak-kusuk saat langkah kami beriringan di pinggiran kota. Biar begitu, tamak yang berkuasa memaksaku percaya bahwa Sakura tidak akan begitu saja meninggalkanku dan menautkan jemari dengan milik lelaki lain. Aku tahu Sakura bukan gadis seperti itu jadi kucoba untuk belajar memercayainya meski luka masa lalu masih membelenggu.

Aku bukan lelaki baik, aku tahu betul hal itu tanpa perlu melompat ke masa lalu untuk mengingat apa yang telah terjadi di masa lampau. Saat Sakura duduk memagut lutut, menutupi paras jelitanya dengan helai rambut yang menjuntai saat ia menunduk dalam-dalam. Bahu mungilnya bergetar selagi bibir yang selalu tersenyum itu beralih fungsi mengeluarkan isak tangis pilu. Hanya berjongkok di hadapannya dan menodongkan tatapan datar tanpa bicara sama sekali bukan hal yang sepatutnya dilakukan seorang lelaki sejati. Namun untuk ukuran Uchiha yang ditinggal tewas seluruh keluarganya dalam tragedi kelam, mungkin itu adalah hal terbaik yang dapat kulakukan.

Membiarkan gadis baik sepertinya memikul satu tanggul penuh seorang diri selagi aku melangkah cuek di depannya. Aku tahu aku lelaki seperti itu.

Lantas baru sekaranglah titik-titik penyesalan menelusup relung hatiku yang dipenuhi debu.

Mungkin Sakura lelah menghadapi egoku yang teramat membabi-buta?

Mungkin Sakura membenci lelaki bodoh yang tak pernah memedulikannya?

Atau … mungkin Sakura menyerah untuk menggapai tanganku?

Tidak! Sakura tidak boleh seperti itu!

Bangkit dengan terburu-buru, tekad sekepal sudah terlanjur menjadi sekeras batu. Oleh karena itu, aku akan ikut mencarinya. Ke mana pun dan sampai kapan pun.

***

Tetes air terus mengguyur Konohagakure tanpa henti. Seakan turut bersedih kehilangan sosok manis Sakura sejak minggu lalu.

Tak memberi perhatian pada suhu rendah yang terasa menusuk tulang, kedua tungkaiku terayun silih berganti menyusuri jalanan setapak menuju rumah selagi orang-orang memilih bernaung di bawah kanopi toko pun halte. Sesekali merutuki hujan yang memaksa mereka berdiam diri hingga larut begini.

Berjuang sekeras apapun, satu kabar tentang Sakura tidak berhasil kudapat. Nampaknya perkara hilangnya Sakura tertelan perkara hilangnya gulungan berharga dari Sunagakure. Menyebalkan sekali, bukan? Rasanya seperti berlari di dalam lumpur hisap. Diberi tenaga sekuat apapun, tubuhku tidak akan berhasil melewati garis finish.

Mendorong pintu dan melepas sepatu serta jubah yang basah, tubuhku bergeming sesaat setelah suatu bunyi terdengar dari arah dapur. Menuruti ratusan pertanyaan di kepala, kulangkahkan kakiku cepat-cepat dan saat pintu itu terbuka secara kasar, aku tidak dapat merasakan degup jantungku.

Tubuhku lemas. Bahkan jika tanganku tidak berhasil menggapai dinding, pasti aku sudah ambruk mencium lantai. Mataku menyalang selebar yang kubisa selagi bulir bening mulai mengisinya dan berjatuhan membasahi wajah yang terlanjur kuyup oleh air hujan. Sesak di dada sekonyong-konyong menyerangku hingga nyaris tewas kekurangan oksigen.

“Oh, Sasuke kau sudah pulang?”

Punggung itu ….

Senyum itu ….

Suara itu ….

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

“Kakak.”

***

“Sakura bodoh! Sakura idiot!”

Sementara bibirku merapalkan makian yang tak layak didengar, kedua dampal kakiku beradu dengan lembapnya tanah tanpa memedulikan perih akibat goresan kerikil kecil yang hasilkan cairan pekat di setiap langkahku.

Tak peduli teriakan Kak Itachi yang lambat-laun tertelan ganasnya suara hujan. Tak peduli sumpah serapah penduduk saat tubuh kami beradu begitu keras. Tak peduli likuid bening dari kedua mata yang bersatu padu dengan tetes air yang mengguyur tubuh. Perkataan Kak Itachi barusan masih terngiang di kepalaku.

“Ada seorang gadis yang menghidupkanku kembali dengan jutsu terlarang dari Sunagakure.”

Pergerakanku terhenti seluruhnya saat siluet gadis yang berbaring di dekat bibir sungai tertangkap buram netraku. Kugigit bibir keras-keras, mengutarakan racikan bengis perasaan yang membuncah.

Sakura masih sama seperti yang ada dalam ingatanku. Surai merah muda sebahu yang dibiarkan bergesekan dengan rumput. Senyum lebar yang terpatri indah di wajah pucatnya. Gaun merah yang dikuyupkan derasnya hujan.

“Sakura!” Tubuhku bergerak cepat menggapainya. Memangku kepala Sakura dengan panik.

“Ah, Sasuke-kun! Lama tidak bertemu. Apa yang kau lakukan di sini?”

“Dasar menyebalkan! Harusnya aku yang tanya, apa yang kau lakukan di sini? Kenapa kau melakukan itu? Kenapa kau menghidupkan kembali Kakakku?”

Sakura terkekeh pelan, “Wah, aku senang sekali Sasuke-kun jadi banyak bicara sekarang.”

Bodoh! Masih saja bisa tertawa di saat seperti ini!

“Sasuke-kun, sekarang aku tidak merasakan penyesalan itu lagi. Aku sudah bisa melakukannya seperti air yang menenggelamkan batu. Ya, meski masih sedikit menyesal karena tidak bisa mengembalikan seluruh anggota klan Uchiha. Maafkan aku ya, Sasuke-kun.”

“Bodoh! Memangnya siapa yang menyuruhmu melakukan hal ini?!”

“Sasuke-kun, aku benar-benar lelah. Jadi tolong biarkan aku istirahat sebentar ya.”

“TIDAK! SAKURA!”

.

.

.

Hari itu berubah menjadi kelabu setelah sekian lama kebersamaan kita merubah hariku menjadi merah jambu. Bundar rembulan yang terhalangi segumpal awan hitam serta rintik air, mengguyur wajahmu, menangis untukmu. Riang kelakarmu yang semula hasilkan tawa dan senyum, berubah jadi tangis tanpa henti saat segumpal tanah dengan ganas menelan tubuh mungilmu.

.

.

.

—End—

Advertisements

37 comments

  1. Choi Yuna · July 7, 2015

    Huaaaaa ToT aku terharu… aaa sedih.. sasuke yg sabar yaa… kamu juga sih kenapa nggak mau blg perasaanmu sebenarnya sejak awal ke sakura.. .. jadi sedih T.T

    Liked by 1 person

    • kimminjung00 · July 9, 2015

      halo kak~~~ ^^ aduuhhh makasih banyak loh udah mau mampir :”” jadi ikut terharu juga nih :””
      iya iya sasuke emang menyebalkan :”” huhu~~~ begitulah uchiha :””
      makasih udah mau baca kak ^^

      Liked by 1 person

      • Choi Yuna · July 9, 2015

        Kok kak sih?? Bukannya kita sama2 line 00 yaa??
        Buat yg naruto dong sekali2 XD sama hinata…

        Liked by 1 person

      • kimminjung00 · July 9, 2015

        ah jinjja~~~ maap aku lupa hahahha xD emang kadang aku ngerasa masih muda :”” padahal udah mulai tua XD *ditendang*
        insyaallah kalo dapet ide aku buat hahahah XD

        Like

      • Choi Yuna · July 9, 2015

        Hihihi.. kan kita satu tempat jadi author di fanfiction zone.. masa lupa sama aku?? /nangis dipojokan\ ditunggu banget lho

        Liked by 1 person

      • kimminjung00 · July 10, 2015

        kalo yang itu aku selalu inget kok T.T cuman kadang susah inget yang mana se-line yang mana kakak XD *karena aku kepinginnya jadi maknae terus XD #apaan sih
        maapkan akuh T.T~~~ *peyuk*
        oke ^^

        Like

      • Choi Yuna · July 11, 2015

        Gpp kok.. dibilang eonnie juga sudah biasa :v btw minjung lahir bulan apa?? /spa tau aku lebih muda bbrapa bulan XD\bow/

        Like

      • kimminjung00 · July 11, 2015

        nampaknya iya T.T aku barengan kek luhan :3 20 april :3 beda sepuluh taun hahah xD mungkin kami berjodoh :3 *apaan sih* hahah XD kamu juni/july ya? T.T

        Like

      • Choi Yuna · July 11, 2015

        Yaa… aku juni :v ternyata aku lebih muda XD

        Liked by 1 person

      • kimminjung00 · July 17, 2015

        iya nih :””v duuhh berasa tua :”” ya udah da aku mah apa atuh #abaikansajalah XD

        Like

      • Choi Yuna · July 17, 2015

        Eh yaa minjung selamat hari raya idul fitri yaa mohon maaf lahir dan batin

        Like

      • kimminjung00 · July 17, 2015

        iya, minal aidin walfaizin juga ya :”” maapin aku banyak salah sama kamu :””

        Liked by 1 person

  2. desintayumi38 · July 15, 2015

    NYESELLLLL…….SUMPAH NYESEELLL PAKE BANGET KARNA BARU BACA INI!!!!!!! //gak nyante, capslock mode on// hahhhhaaa.
    .
    okeokee kembali kecerita yg sangat menguras hati dan pikiran berasa aku ada di dalam cerita ituuu.. *nahh kan bener aku disitu.. i’m sakura* wkwkwkwkkk.
    Oke imel, aku baru tahu kalo kamu suka sasusaku dan aku baru tahu kalo kamu nge post ff anime kek begini.. *tunggu dulu* ohh iyaaa ya Allah ampe lupa nyapa imel wkwkwkkkk anyeong saeng maap maap eonni lupa hehhheee.
    Back to story.
    Aku bacanya gk nangis sihh saeng, tp terngiang ngiang dikepalaku bagaimana senyum sakura aduhhh gk bs dijelasin dan betapa cuek dan cool nya suami ku uchiha sasuke hhuuuwwwaaaa..
    Ini apa??? Kenapa bahasanya sangat indah??? Kamu sekolah sastra atau apasihhh… sekarang aku jadi nge fans sama cara kamu menulis menggunakan bahasa bahasa yg indah ini.. huuwwaa aku aja susah menyalurkan pikiran kedalam tulisan nan sulit utk dipahami masyarakat awan seperti ini *apasihh* okke intinya aku suka ini ff, aku suka bhasanya, aku jadi fans berat katakata kamu oke titik.
    Ini udah kepanjangan yaa aku koment nya?? Tp No aku blm selesai untuk cuakcuak di kolom komentar ini.
    Sumpah katakata sasuke yg itu ‘…merubah hidupku yg kelabu menjadi merah jambu’ *kalo gk salah begitu* tau gak apa yang aku pikirin???? Sumpah aku mikirin buah cery wkwkwkwkwkkk entah otak ki sedang rada gesrek saeng wkwkwkk.. ini ff banyak menyita pikiranku dgn bahasa bahasa indah dan pas banget penggambarannya ntu mudah banget dimengerti dan dibayangin oleh otak kanan dan otak kiriku wkwkwkk
    I like it, I like It.
    Udah ahhh cukup… aku tidak mau ngerusuh disini takut banyak orang yg bilang aku cerewet *pdhl iyaa wkwwk*
    👍daebak buat imel dan ff ini.. *aku fans baru kamu wkwwkkwkwk*

    Liked by 1 person

    • kimminjung00 · July 17, 2015

      cie cie XD eonni yang jadi sakura XD duuuhh XD hahaha~~
      maapkeun ya eon bikin baper mulu :”” habis kadar baper akunya masih belum ngurangin sih :””” uhuhu~~~
      wahahahah xD emang ga keliatan ya eon? hihihi~ aku emang ga pernah nunjukin kalo aku suka pairing sasusaku sih XD hihih~~
      sebenernya aku udah suka dari pertama kali nonton naruto di gelobal /?/ waktu sd kkk~~ dan alhamdulillah sampe sekarang masih bertahan hoho :3
      tapi ini emang anime-fict pertamaku eon, jadi yah beginilah ancur adanya T.T dan aku post ini juga dalam rangka event XD
      kalo eonni minat, boleh cek twitter-nya @BTContest ^^ DLnya sampe akhir bulan ini lho eon :3 *promosi*
      dan aku juga lupa XD hahah~
      annyeong juga eonni ^^
      aduh aduh :”” aku juga nulisnya sambil bayangin perasaan sakura pas di-genjutsu-in sasuke pas perang dunia shinobi keempat :”” duuuhh ga bisa bayangin deh gimana sakitnya sakura :”” udah gagal mup on, mau dibunuh sasuke, terus pas sasuke balik ke pihak konoha, akhirnya juga tetep aja disakitin uhuhhu T.T tapi aku bahagia banget karena di nauto gaiden cukup banyak sasusaku moment-nya T.T duuuhh sampe menjerit pas bacanya hahahah xD *apaan sih* #abaikan
      duuuhh makasih banyak eon T.T aku jadi terhura sekalih ini T.T
      aduuhhh gapapa kok eon :”” semakin panjang aku semakin terhura uhhuhuhu :””
      hahahah XD emangnya ada apa dengan buah ceri eon? XD perasaan ceri merah deh? XD
      aduh makasih banyak lho eon udah mau berkunjung dan ngerusuh sepanjang ini T.T
      hihihi~~~ makasih banyak eonni 😀 aku juga fans barumuh :*:*:*

      Like

      • desintayumi38 · July 17, 2015

        Dduhh jadi malu diciciein wkwkwkk ..
        Krn ini lebaran jadi aku maapin kamu wkwk, sama sekali gk keliatan karna yg keliatan adl kamu fans beratnya mas minu hehhe
        Samaan aku jg suka mereka dr waktu sd waktu jaman nonton di golebal tipi. TP dulu aku suka nya cm sama sasuke terus tiba tiba entah apa yg terjadi aku sangat memyukai sakura hingga sekaran.. yaampun ini maa bagus bangett saeng feel nya dapet perasaan galau resah nya si sasuke ngena pas banget dihati *aduh ngomong apasih*
        Okke nanti kalo aku inget buat buka twitter cb aku tengok dehh hehhe
        Itu.. ituu ituu sumpah pas adegan itu aku berasa kaya sakura tu ya Allah aku gk bisa ngejelasinn huuwaa..
        Dan km tau imel? Aku itu nonton the last eps nya naruto berharap ada adegan sasuke ama sakura gituu adegan apa kek ehh lagak ada semua dipenuhi oleh adegan naruto hinata *iyalah kan main cast naruto*
        Gk tau saeng.. aku tiba2 inget ceri pdhl ceri warnanya merah dan kalo kata kelabu itu yg aku inget adl semua foto di IG nya Yongguk BAP yg semua warnanya adl abuabu hahaaa.
        Hehhe maapkan jk eonni mu terlalu banyak ngerusuh imel.. wkwkk soalnya eonni adl tukang rusuh di blog orang hahaa tukang koment yg pjg nya melebihi ff berchapter wkwwkkk..
        ehh cie aku jg punya fans hahahaa

        Liked by 1 person

      • kimminjung00 · July 19, 2015

        duuhh oh iya eon XD belum minal aidinan ya XD hahahah minal aidin walfaizin eonni :3 maapin aku banyak salah sama eonni :”
        hahahahha xD kayaknya kalo itu emang ga bisa ditutup-tutupin lagi hahahah XD
        kalo aku sih langsung suka dua-duanya XD karena sumpah sasuke itu karakter anime tertamvan yang pertama kali aku tonton XD ahahahah XD dan berhubung dulu aku fanatik pink, dan rambut sakura pink, jadilah suka sakura juga XD
        iya nih sasukenya gegana /?/
        oke eon ^^
        nah itu eon =.= aku juga pingin banget nabok yang bikin =.= masa sasusaku gak ada moment-nya sama sekali sih? mana sasuke cuman sekilas doang munculnya uhuk :”” ngomong-ngomong eon, sasuke masih tetap tamvan ya walau narutonya rada aneh gegara rambutnya begitu hahahha XD
        kecewa banget dah sama the last T.T uhuhu untung diselamatkan sama naruto gaiden XD hahahah XD tapi kalo komik kurang gereget T.T
        hahahaha XD yongguk yongguk XD mungkin dia belum bertemu seseorang yang merubah segalanya jadi merah jambu XD *eaaakkk*
        gapapa kok eon, aku malah seneng banget eonni banyak rusuh-rusuhan sama spesies jenis aku :””
        hahahahah XD

        Like

      • desintayumi38 · July 19, 2015

        Iyaa saeng.. taqaballahu minna waminkum.. maapin juga eonni mu ini yg punya hobi bikin rusuh wp orang wkwkwkk..
        iyaa bener bangett mel.. dr dulu nonton anime dr jaman umur berapa ampe lupa .. pokoknya Sasuke paling GANTENG walaupun dulu sblm kenal naruto aku bilang captain tsubasa yg paling ganteng tp sekarang SASUKE TERTAMVAN !!!
        Wkwkk nanti aku bantuin nabok dahh..XD iya itu ya Allah dikit banget 5 menit kaga ada saeng.. aku waktu nonton ituu astagfirullah abis sasuke ngilang dan aku ngomong sama temenku “hlohh udah? Cm segitu dia muncul” dan ekspresi temenku cm datar plus bengong sambil jawab “si ganteng munculnya dikit banget” hahahaaa XD
        Iya mel, mungkin blm ada seorang gadis yg dpt merubah warna hidup yongguk pdhl sihh aku bersedia *ditendang Jeongmin*
        Hahaa yaudah kalo ndakpapa. Wkwkk spesies??? Emang kamu mamalia hahaha spesies sumpah aku ngakak mel..wkwkwk

        Liked by 1 person

      • kimminjung00 · July 20, 2015

        kkkk~~~ iya eon aku maapkeun hahahah XD
        duuuhh iya nih eon :”” bahkan di naruto gaiden, saat umur mereka menginjak 30an juga sasuke masih tetep tamvan :”” duuuhh plis~~ tapi sasuke lebih tamvan di anime-nya ya eon ketimbang komik
        kalo di komik ga begitu histeris liat sasuke, eehh kalo di anime menjeritnya keras banget XD apalagi kalo dia muncul itu pasti ditemenin backsound gitar seksi hahahah XD plis aku ga kuat banget hahahahh XD
        boleh boleh eon XD hahaha
        iya eon =.= mungkin hanya beberapa detik saja =.= aku ga paham deh~~ yang jelas cuman chidori-nya doang =.= mukanya bener-bener sejemang =.=
        hahahahah XD plis ngakak XD ahahahah~~ iya si ganteng ga ketemu sakura :”” bikin baper deeh
        EAK EAK EAK~~ iya eon aku juga dukung deh hahahahha XD
        iya aku mamalia eon ._. emang manusia bukan mamalia ya? ._. *ditendang jauh sampe pluto*

        Like

      • desintayumi38 · July 20, 2015

        kegantengannya dia itu gak akan nisa luntur meskipun udah lanjut usia cciieellaahhh….
        aku lebih histeris lagi nahh kalo dia muncul pas maenin pedang *apa yaa bahasanya waktu dia apasihh itu hloo pake pedang buat nglawan orang* trus baju atasnya copot *wkwkwkwk* jatuh ampe bawah begono hhuuwwaaaa njerit ndiri didepan tv sambil nggigitin guling hahhaaaaa
        emang iyaa yaa manisia juga termasuk mamalia ??? emm aku baru nyadar ????

        Liked by 1 person

      • kimminjung00 · July 22, 2015

        iya iya bener eon :”” duuuh tapi aku ga paham sama kishi-sensei, karakter lain dibikin tua =.= apalagi shikamaru XD jenggotnya ga nahan :v hahahahah dan chouji juga jadi aneh =.= kiba juga pokoknya semua jadi aneh kecuali sasuke, shino, sama sai
        bahkan aku sampe ga bisa ngenalik konohamaru :”” bener-bener yaa~~ :””
        YAAA IYA BENER-BENER EON~~~ MASYAALLAH GANTENG BANGET~~~ UWOOO~~~ katana kah? kkk~ aku ga terlalu tau hehe :3
        OH ITU UDAH AKU GA KUAT NGINGETNYA HAHAHAH XD
        iya kan menyusui :3 *ditendang eonni*

        Like

      • SakuraYumi · July 22, 2015

        wkwkwkwk sumpah mel jangan ngomongin jenggotnya shikamaru tolong, aku suka geli sendiri wkwkk mukanya si sai masih tetep sama aja wkwk masih tetep datar hahha
        kalo gk inget yaudah gpp mel orang aku aja juga gak inget wkwkkkk

        Liked by 1 person

      • kimminjung00 · July 24, 2015

        hahahahaha XD tapi emang beneran bikin gereget dah =.= iya eon XD hahahah kayaknya dia gak mengalami proses ‘penuaan’ kkk~~~ ngomong-ngomong anaknya kurenai itu cowok apa cewek sih eon? =.= di satu sisi tampan, tapi pas diperhatiin juga ada sisi cantiknya~~ bimbang deh :””
        haduh hahhahaha XD

        Like

      • SakuraYumi · July 24, 2015

        kok bisa dia gak mengalami proses penuaan ?? kok aku jd pen tahu rahasianya dia ???
        emmm entah mel, aku juga lupa anaknya cewek apa cowok nihh wkwkwkkkk

        Liked by 1 person

      • kimminjung00 · September 12, 2015

        iya aku juga penasaran XD kenapa dia masih bisa nampak tampan setelah sekian lama :”” *eaaakkkk
        aku juga bingung eon ._. di satu siis dia tampan gegara rambutnya yang pendek begitu, tapi juga cantik T.T aahhh bener-bener ambigu :””

        Like

      • SakuraYumi · September 13, 2015

        Wahhaaaa aku lebih heran sama orochimaru mel.. maku kan baca komik naruto gaiden kan yaa yg boruto ituuu masa iyaa orochimaru nya masih muda bangettttt dan dia jadi cantik masa -_-

        Liked by 1 person

      • kimminjung00 · October 2, 2015

        IYA IYA IYA!!!1
        PLIS RAMBUTNYA DIIKET GITU KAN CANTIK BANGET GA PAHAM DEH AKU~~~
        yamato aja udah menua gitu :”” kakashi juga heuheu :””” masih rada ga nerima sih heuheu :””” ya udahlah orochimaru T.T

        Like

  3. peach_mw · July 27, 2015

    ahh saeng, ffnyaTT walopun aku jarang bgt nonton naruto/? tp baca ff ini ikutan nyesek masaTT sakura ngorbanin dirinya buat keluarga uchiha, bagus saenggg. thanks for tag yaa^^

    Liked by 1 person

    • kimminjung00 · July 28, 2015

      halo eonni~~~ 😀 makasih udah berkunjung yoo~~~ :””” duh jadi terhura huhu~~~
      iya da sakura mah apa atuh :”” sasuke terlalu cowok idaman banget sih huh :””
      sama-sama eonni ^^ makasih banyak ya udah baca 😀

      Like

  4. daffodila · July 29, 2015

    Ah ini bagus banget. Ceritanya simple, tapi pembawaannya gak sesimple itu. Baguus. Gaya bahasanya enak banget, penulisan rapi. Suka. Suka bangeeet.

    Ini tuh AU ya? Tapi saya ngerasa kalo ini canon loh ._. waktu awal-awal deskripsi soal jubah itu, saya pikir ini memang AU. Tapi setelah baca tentang jutsu dan klan Uchiha, rasanya canon banget. Kebayangnya juga canon hahaha.

    Keep writing! 🙂

    Liked by 1 person

    • kimminjung00 · August 7, 2015

      halo daffodila ^^
      hihi~~~ iya nih sama panitianya pun dibilang begitu XD dan pada akhirnya aku pindah jurusan ke canon hahahah XD
      sebenernya aku dari awal emang pingin bikin canon :”” tapi berhubung rasanya kok susah banget, jadilah aku masuki ke AU hahahah xD ternyata malah ga menjurus ke AU ya hahahahah XD
      makasih ^^ makasih banyak juga udah berkunjung ya 😀

      Like

  5. Banjir TomatCeri · August 18, 2015

    Dear otherwisem,
    Selamat! Karyamu berhasil mendapatkan posisi 3 pada kontes Banjir TomatCeri 2015.

    Irama penulisan kamu mengalir, nggak tersendat, dan pemakaian kata juga bervariasi. Apa yang dirasakan tokoh dituangkan dengan bagus di dalam deskripsi. Itu kekuatan dalam penulisan kamu, pertahankan ya!

    Ngomong-ngomong, (secara pribadi) saya lebih suka penggunaan kata asli Indonesia daripada kata serapan, misalnya ‘percakapan’ untuk konversasi dan ‘kehadiran’ untuk presensi, karena (menurut saya) akan lebih manis, mengindonesia, dan memudahkan pembaca untuk paham.

    Sewaktu membaca summary, saya mengira tensi ceritanya akan mengikuti grafik manis-pahit dengan porsi yang sama. Manis diindikasikan pada bagian “Segala polahmu … menjadi merah jambu.” Dan pahit diindikasikan pada bagian “Sampai … rintik hujan.” Sayang sekali bagian manisnya tidak digambarkan di dalam cerita.

    Kemudian, ada banyak hal yang masih bikin saya penasaran. Kenapa Sakura pengen mengorbankan diri? Dia menyesal terhadap apa? Apa tewasnya klan Uchiha ada hubungannya sama Sakura sampai-sampai dia merasa bersalah? Sampai akhir ini belum terjawab, jadi serasa masih menggantung. Kamu masih bisa bereksplorasi dengan hal-hal itu sehingga bisa menambahkan kedalaman ceritamu.

    Sepertinya ini sudah kepanjangan, padahal apa atuh. Maaf atas kata yang kurang berkenan dan semoga ocehan ini bisa berguna kelak di kemudian hari, haha.

    Terima kasih telah berpartisipasi di event Banjir TomatCeri 2015! Kami tunggu partisipasinya di tahun selanjutnya~

    Banjir TomatCeri 2015. Fresh and Reddish like a CherryTomato!

    Liked by 1 person

    • kimminjung00 · August 21, 2015

      halo!!`~~^.^
      makasih banyak sebelumnya udah ngizinin namaku nyantol di BTC :”” duh aku bahagia sekalih huh T.T

      duuuhh aku makin seneng nih kalop makin banyak ngomong-ngomong 😀 kkk~~~ ini berguna banget kok ^^ makasih banyak ya sebelumnya 😀 aku seneng banget bisa dapet masukkan 😀 ihihi~~~ selanjutnya aku bakal berusaha untuk lebih baik lagi!!
      dan tahun depan aku PASTI ikut kok heheheh :3
      makasih banyak ^.^~~~~

      Like

  6. Pingback: Pemenang BTC 2015 | Banjir TomatCeri
  7. nanoko · September 10, 2015

    Baper T_T

    Tapi aku kurang ngeh ma endingnya. Sakuranya mati gitu?

    Liked by 1 person

    • kimminjung00 · September 12, 2015

      halo~~~ ^^
      iya sakuranya mati XD *ditendang jauh*
      makasih udah baca ya :D~~~

      Like

  8. nouri bib-bib xii nakayoshi · July 28, 2016

    Wahhhhhh salut deh ma ceritanya,apa lagi penulisan bahasanya
    Sigoii

    Aku sangat pengen bisa mempublis cerita” kayak kakak”,tapi caranya aku masih belum tahu.Kakak ajarin donk?????

    Liked by 1 person

    • kimminjung00 · July 28, 2016

      Makasih banyak hehehe ^^
      Publish cerita kayakku? Hehehe, aku pun masih perlu banyak belajar kok 😀 ayo belajar sama-sama aja
      Kamu bisa kontak line aku (hamtawoo) kalo mau ^^

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s