[Ficlet] OK

1450162_612773728786562_1239791517_n

A Fanfiction by otherwiseM

|| Lee Jeongmin (Boyfriend) and Yoo Ara (Hello Venus) || Fantasy, Angst || Ficlet (366 words) || PG-13 ||

“Baiklah, aku hanya perlu menjaga perasaanku selama seminggu. Aku menerima penawaranmu!”-Yoo Ara.


“Berhentilah mengikutiku!”

Jeong Min masih diam terpaku dengan mata yang memusat pada satu objek. Rambut kelamnya tak terayun meski hembusan angin malam menerpanya pelan. Tak pernah sekali pun terlintas di pikirannya jika gadis berambut panjang tersebut meminta hal semacam itu. Ternyata ia salah, Yoo Ara  bukanlah gadis yang akan meminta hal yang wajar diminta oleh gadis kebanyakan.

“Kau bilang akan memberiku satu permintaan, ‘kan? Inilah permintaanku.” Ara menatap Jeong Min dengan kilatan di matanya. Kesal, emosi, dan rasa tak tega. Bercampur aduk menjadi satu.

“Tapi … aku sudah mencarimu selama 30 tahun ….” Suara Jeong Min kian melemah seiring dengan air mata yang menganak di pelupuk matanya.

“Perlu kukatakan berapa kali lagi, sih? Aku bukan pengantin wanitamu! Hanya nama dan wajahku saja yang kebetulan sama dengannya! Kau sudah mengganggu hidupku selama 3 hari ini! Aku tak bisa berkencan dengan kekasihku, bermain bersama teman-teman dan melakukan perawatan! Kau pikir aku tak lelah dan tak kaget setiap kau muncul tiba-tiba di hadapanku, hah?” Nada bicara gadis itu semakin meninggi. Meski ditahan seperti apa pun, mau apa lagi? Emosinya sudah mencapai tingkat tertinggi. Mau tak mau, harus dikeluarkan sekarang juga.

Jeong Min terkesiap. Rasa sakit itu tak bisa ditoleransi lagi. Terlebih saat kata “mengganggu” menusuk gendang telinganya. Semakin lama, ucapan Ara semakin membuatnya tampak menyedihkan. Sekarang, apa yang harus dilakukan oleh seorang Lee Jeong Min? menghilang dari kehidupan gadis ini? Perlukah ia membuang sia-sia perjuangannya selama 30 tahun? Tidak! Jeong Min bukan lelaki seperti itu.

“Satu minggu. Tepat 10 hari setelah aku pertama kali menemuimu.”

Ara menyerngit tak mengerti.

“Jika dalam waktu satu minggu itu kau tak memiliki perasaan apa pun padaku, aku akan lenyap dari kehidupanmu, dan juga mungkin dari dunia ini,”-tanpa sadar Ara menelan ludah-“tapi jika kau setidaknya memiliki 10% perasaan terhadapku–”

“Apa kau akan membawaku pergi bersamamu?” sergah Ara cepat. Tak bisa dibayangkan jika ia harus pergi meninggalkan keramaian kota Seoul, keluarga, teman-teman dan kekasihnya.

Jeong Min menjawab dengan senyuman. “Soal itu … aku tak tahu. Tapi sepertinya tidak.” Ara menghela napas lega.

“Baiklah, aku hanya perlu menjaga perasaanku selama seminggu. Aku menerima penawaranmu!” Ara mengulurkan tangannya, namun Jeong Min hanya memandangnya tak mengerti. Sedetik kemudian, Ara baru sadar jika ia mengajak seorang “hantu” untuk berjabat tangan.

FIN

Advertisements

One comment

  1. Pingback: Ficlet | OtherwiseM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s